Campak Kembali Mengancam

Jumat 29 Aug 2025 - 21:25 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Syaiful Mahrum

SUMENEP tengah menjadi sorotan karena lonjakan kasus penyakit campak. Di kawasan itu, kasus campak naik cukup signifikan. Hingga menewaskan 17 anak. 

 

Dinas Kesehatan Jawa Timur menyebut sekitar 2.035 orang terinfeksi campak. Yakni dalam periode Februari hingga Agustus 2025. 

 

Anda sudah tahu, penyakit campak sering menyerang anak-anak. Penyakit itu merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus morbillivirus. 

 

Penyebaran virus itu terjadi lewat udara, melalui percikan air liur saat penderita bersin atau batuk, dan melalui kontak langsung dengan cairan tubuh dari penderita yang telah terinfeksi. 

 

World Health Organization (WHO) mengungkapkan pada 2023, diperkirakan terdapat 107.500 kematian akibat campak. Yakni anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun. 

 

Campak menjadi ancaman nyata yang dapat merenggut nyawa. Bahkan di era kemajuan teknologi dan pelayanan medis yang semakin canggih, campak masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan. 

 

Hal itu sekaligus sebagai peringatan kepada para orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anak. Pun, menciptakan lingkungan yang bersih dan aman.

 

Lingkungan yang terjaga kebersihannya dapat menjadi benteng awal dalam mencegah penyebaran campak. Sekaligus mengurangi risiko tertular penyakit tersebut. 

Tags :
Kategori :

Terkait