Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

Menteri Perdagangan Budi Santoso--FOTO BERITASATU.COM/MUHAMMAD FARHAN

JAKARTA – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berkoordinasi dengan berbagai asosiasi pengusaha ritel untuk memastikan distribusi barang tetap lancar di wilayah yang terdampak aksi demonstrasi.

’’Kami sudah terus berkoordinasi dengan asosiasi untuk menjaga pasokan, termasuk juga di daerah-daerah,” ujar Budi seperti dilansir dari Antara, Sabtu (30/8).

 

Menurut Budi, para pengusaha ritel menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan pasokan dan hingga kini belum ada keluhan terkait hambatan distribusi.

 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau membeli kebutuhan secara berlebihan akibat situasi unjuk rasa, sebab ketersediaan stok masih mencukupi. “Semua produk, semua kebutuhan, baik di ritel maupun di pasar rakyat, aman semua. Stok aman semua,” kata Budi.

 

Di sisi lain, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam menjaga keamanan masyarakat di pusat-pusat perbelanjaan di tengah gelombang aksi protes.

 

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menegaskan bahwa pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, mengutamakan keselamatan, dan menjaga ketertiban bersama.

 

Hippindo juga meminta pemerintah meningkatkan pengamanan di area publik sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif untuk menampung aspirasi masyarakat.

 

Sebagai informasi, rangkaian aksi demonstrasi telah berlangsung sejak awal pekan keempat Agustus dengan berbagai tuntutan. Aksi protes berlanjut setelah seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan meninggal dunia karena Brimob. (beritasatu.com/c1)

Tag
Share