Calvin Verdonk Gabung Lille, Dibeli 3 Juta Euro dari NEC Nijmegen

Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk (kiri) bergabung dengan klub Liga Prancis, Lille. -FOTO PSSI-

JAKARTA – Kejutan kembali terjadi di bursa transfer musim panas 2025, dengan sejumlah pemain diaspora yang kembali ke Super League, seperti Thom Haye, Rafael Struick, hingga Jordi Amat. 

Namun, perhatian publik kini tertuju pada bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, yang hampir dipastikan akan bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille.

Langkah ini menarik perhatian khusus dari pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, yang memberikan update terkini terkait transfer Verdonk.

Romano mengungkapkan bahwa Lille telah mencapai kesepakatan dengan NEC Nijmegen untuk merekrut Calvin Verdonk dengan biaya 3 juta euro (sekitar Rp57 miliar).

"Eksklusif: Lille menyetujui kesepakatan untuk merekrut Calvin Verdonk dari NEC dengan paket senilai 3 juta euro, semuanya selesai," demikian pengumuman Romano melalui platform X pada Sabtu (30/8).

Menurut laporan, Calvin Verdonk akan bermain dalam laga terakhirnya bersama NEC Nijmegen pada akhir pekan ini.

Pertandingan itu akan digelar melawan Fortuna Sittard dalam matchday keempat Eredivisie 2025/2026 pada Minggu (31/8). 

Setelah laga tersebut, Verdonk akan segera menuju Prancis untuk menjalani prosedur pemeriksaan medis dan bergabung dengan Lille.

Bergabung dengan Lille tentu menjadi lompatan karier besar bagi Calvin Verdonk. 

Klub asal Prancis ini konsisten berkompetisi di Ligue 1 dan akan berlaga di Liga Europa 2025/2026, memberikan Verdonk kesempatan untuk bermain di panggung Eropa.

Berikut adalah sekilas mengenai Lille dan sejarah klub yang kini akan menjadi rumah baru Verdonk.

Lille Olympique Sporting Club (LOSC), yang lebih dikenal dengan julukan "Les Dogues" (The Mastiffs), didirikan pada 1944 dan telah menjadi salah satu klub top di Prancis.

Berkompetisi di Ligue 1, Lille memiliki stadion modern, Stade Pierre-Mauroy, yang mampu menampung lebih dari 50.000 penonton.

Stade Pierre-Mauroy juga dilengkapi dengan atap yang bisa dibuka dan ditutup, menjadikannya salah satu stadion paling prestisius di Eropa.

Tag
Share