Tujuh Anggota Brimob Terbukti Langgar Etik Usai Rantis Tewaskan Driver Ojol, Presiden Prabowo Minta Proses Huk

Propam Polri menyatakan tujuh anggota Brimob terbukti melanggar etik atas insiden tewasnya driver ojol Affan Kurniawan. Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan dukacita dan menuntut oknum aparat dihukum tegas.-FOTO DISWAY -
’’Kami mengutuk keras kebiadaban aparat. Mereka digaji dari uang rakyat. Korban sudah terlihat jelas dari jauh, tetapi mobil aparat bukannya berhenti malah melindas. Benar-benar jahat,” tandas Huda, Jumat (29/8).
Ia menegaskan tanggung jawab atas kejadian itu tidak bisa hanya dibebankan pada oknum di lapangan, melainkan menjadi tanggung jawab pimpinan institusi kepolisian. Menurutnya, permintaan maaf Kapolri belum cukup tanpa langkah konkret.
’’Kalau ada bahasa bahwa anak buah tidak salah, ya yang salah itu pimpinan. Kapolri jangan hanya minta maaf, tetapi harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Sebagai bentuk keprihatinan, Gaspool Lampung tengah menggalang konsolidasi bersama komunitas ojol serta elemen masyarakat lainnya. Aksi solidaritas disebut tidak hanya dilakukan di Lampung, tetapi juga dengan rencana keberangkatan massa ke Jakarta.
“Kemungkinan iya, siang ini saya ajak kawan-kawan kumpul konsolidasi. Sudah ada komunikasi juga dengan mahasiswa. Akan ada pertemuan, ini bentuk solidaritas. Bahkan ada rencana kami ikut turun langsung ke Jakarta,” jelasnya.
Huda menyebut tragedi korban rantis Brimob menjadi momentum persatuan masyarakat sipil, termasuk komunitas ojol Lampung, untuk menyuarakan keadilan hingga ke tingkat nasional.
Ia juga membantah anggapan bahwa aksi tersebut ditunggangi pihak tertentu. Menurutnya, gelombang demonstrasi massal yang terjadi belakangan ini murni lahir dari keresahan rakyat akibat sikap elite politik.
“Gerakan ini bukan sekadar unjuk rasa. Ini pelampiasan keresahan rakyat. Tidak ada yang menunggangi. Anggota DPR justru menyakiti hati masyarakat dengan joget-joget, meledek rakyat, bahkan mengatakan rakyat tolol. Itu bikin sakit hati yang mendalam,” pungkasnya. (disway/mel/c1/abd)