Inilah 10 Produk Ekspor Terbesar AS ke Indonesia

Produk ekspor AS ke Indonesia kini bebas tarif.--FOTO PEXEL/İRFAN SIMSAR
Ketujuh, bubur kayu, bahan selulosa berserat, dan limbah. Produk ini merupakan bahan baku utama dalam industri kertas dan kemasan. Nilai ekspornya USD400,76 juta atau sekitar Rp6,4 triliun.
Kedelapan, peralatan optik, foto, teknis, dan medis. Mencakup alat laboratorium, kamera industri, dan perangkat kedokteran. Produk-produk ini bernilai USD271,24 juta atau Rp4,3 triliun.
Kesembilan, produk susu, telur, madu, dan produk makanan. Produk-produk ini menjadi bagian penting dalam konsumsi pangan dan gizi di Indonesia. Nilai ekspornya USD214,76 juta atau sekitar Rp3,4 triliun.
Kesepuluh, plastic. Plastik dalam berbagai bentuk mentah maupun olahan digunakan dalam industri manufaktur, kemasan, dan rumah tangga. Nilai ekspornya USD204,36 juta atau Rp3,2 triliun.
Dengan dihapuskannya tarif untuk produk ekspor AS ke Indonesia, diperkirakan harga barang-barang asal AS menjadi lebih kompetitif di pasar domestik. Sektor industri, pertanian, dan teknologi tinggi AS berpotensi meningkat pesat ekspornya ke kawasan Asia Tenggara.
Sementara itu, Indonesia masih dikenai tarif sebesar 19 persen untuk ekspornya ke AS. Namun, lebih rendah dibanding tarif untuk negara lain seperti Vietnam yang dikenai tarif 20 persen. (beritasatu.com/c1)