Inilah 10 Produk Ekspor Terbesar AS ke Indonesia

Produk ekspor AS ke Indonesia kini bebas tarif.--FOTO PEXEL/İRFAN SIMSAR
Sebagai perbandingan, total ekspor AS ke Indonesia sepanjang 2024 mencapai USD10,15 miliar atau kurang lebih Rp162 triliun. Sementara itu, nilai impor AS dari Indonesia pada tahun tersebut tercatat sebesar USD28,05 miliar atau sekitar Rp448 triliun.
Berdasarkan data dari Comtrade Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagaimana dilaporkan oleh Trading Economics pada Kamis (17/7), berikut ini adalah 10 komoditas utama dalam ekspor nonmigas AS ke Indonesia sepanjang 2024.
Pertama, minyak biji, buah oleagik, biji-bijian, dan buah-buahan. Komoditas ini meliputi biji-bijian (grain), biji (seed), serta buah oleagik seperti kedelai dan jagung yang banyak digunakan dalam industri makanan dan minyak nabati. Nilai ekspornya mencapai USD1,26 miliar atau sekitar Rp20,1 triliun.
Kedua, mesin, reaktor nuklir, dan boiler. Kategori ini mencakup mesin berat untuk industri dan pembangkit energi, termasuk reaktor dan boiler. Produk ini sangat penting dalam mendukung modernisasi sektor energi dan manufaktur di Indonesia. Nilai ekspornya mencapai USD1,11 miliar atau sekitar Rp17,7 triliun.
Ketiga, bahan kimia organik. Produk kimia organik digunakan dalam berbagai industri seperti farmasi, petrokimia, dan plastik. Komoditas ini memiliki nilai ekspor sebesar USD914,96 juta atau Rp14,6 triliun.
Keempat, residu, limbah industri makanan, dan pakan ternak. Produk ini umumnya dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, sangat penting dalam mendukung sektor peternakan nasional. Nilai ekspor mencapai USD618,06 juta atau Rp9,8 triliun.
Kelima, pesawat terbang dan pesawat ruang angkasa. Termasuk pesawat komersial dan komponen teknologi tinggi, seperti pesawat Boeing. Indonesia juga telah memesan 50 pesawat. Nilai ekspornya mencapai USD523 juta atau Rp8,3 triliun.
Keenam, peralatan listrik dan elektronik. Meliputi perlengkapan seperti kabel, transformator, dan peralatan listrik lainnya yang digunakan di berbagai sektor industri. Nilai ekspornya USD438,46 juta atau Rp7 triliun.