RAHMAT MIRZANI

Identitas Mayat Dibungkus Seprai Terungkap

TERUNGKAP: Identitas mayat yang ditemukan di bawah jembatan Way Binong, Desa Waylayap, Kecamatan Gendongtataan, Pesawaran, terungkap.--FOTO ISTIMEWA

Ditanya apakah saat dimandikan ditemukan luka-luka akibat senjata tajam, Saimin mengatakan menurut informasi tidak ada. "Nggak ada katanya. Hanya bagian punggung dan beberapa bagian tubuhnya lebam," katanya.

 

 

Terkait hal ini, Kasatreskrim Polres Pesawaran Iptu Devrat Aolia Arfan saat dikonfirmasi menyatakan identitas korban sudah diketahui. "Sudah diketahui. Sekarang masih dalam proses penyelidikan," katanya.

 

Sebelumnya diberitakan, Saman (33), warga Dusun Binong, Desa Waylayap, Kecamatan Gedongtataan, menuturkan, menceritakan awal mulanya penemuan mayat. "Saya berangkat ke masjid Pemkab Pesawaran diantar istri naik motor. Biasa pulang dari masjid jalan kaki. Kebetulan hari ini kesiangan. Saya pulang dari masjid sekitar pukul 07.30 WIB," katanya.

 

Saat melintas di jembatan, kata marbot masjid Pemkab Pesawaran ini, melihat ada sesuatu di bawah jembatan. "Saya lihat kok bentuknya seperti manusia, ada kepala, tangan, dan kaki meski terbungkus kain seprai. Biasanya sih tumpukan sampah yang saya lihat. Tapi ini lain. Saya gemetaran," ujarnya.

 

Setelah itu, kata Saman, dirinya memberitahu Apriyadi (42) untuk melihat apa yang ditemukan di bawah jembatan. ''Ternyata benar sesosok mayat. Apriyadi langsung menghubungi Kadus," ungkapnya.

 

Diketahui sesosok mayat laki-laki diduga korban pembunuhan ditemukan di bawah jembatan Way Binong, Desa Waylayap, Kecamatan Gendongtataan, Pesawaran, Selasa (20/8) sekitar pukul 07.30 WIB.

 

Mayat bertubuh gempal dibungkus kain seprai ditemukan Saman (33), warga Dusun Binong, yang  sedang melintas di jembatan sepulang dari masjid Pemkab Pesawaran. Saman merupakan marbot masjid Pemkab Pesawaran. Saman memberitahu Apriyadi (42). Apriyadi menghubungi Kadus Haerudin.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan