Maresca segera melakukan dua pergantian cepat. Estevao ditarik keluar untuk memberi tempat kepada kiper cadangan Filip Jorgensen, sementara Tosin Adarabioyo masuk menggantikan Pedro Neto demi memperkuat lini belakang.
Keunggulan jumlah pemain membuat United tampil lebih menekan. Tekanan tersebut berbuah hasil pada menit ke-15.
Bruno Fernandes membuka skor setelah menyambar sundulan Patrick Dorgu yang lepas dari kawalan lini belakang Chelsea.
Kesialan tim tamu berlanjut saat Cole Palmer harus ditarik keluar karena cedera di menit ke-18, digantikan Andrey Santos.
Setan Merah menggandakan skor pada menit ke-37. Casemiro sukses mencetak gol lewat tandukan keras memanfaatkan sepak pojok.
Memimpin dua gol, United sedikit menurunkan tempo permainan. Namun, drama kembali terjadi di penghujung babak pertama ketika Casemiro diganjar kartu merah kedua setelah menjatuhkan Santos.
Babak pertama pun berakhir 2-0 dengan kedua tim sama-sama hanya menyisakan 10 pemain di lapangan.
Memasuki paruh kedua, Chelsea tampil lebih dominan, sementara United bermain hati-hati.
Wesley Fofana sempat memperkecil kedudukan lewat sundulan menit ke-63, tetapi gol dianulir karena offside.
United sempat mengancam lewat sepakan Amad Diallo, meski bola masih menyamping tipis dari gawang Jorgensen.
Pada menit ke-80, The Blues akhirnya mencetak gol balasan.
Chalobah menanduk bola hasil umpan sepak pojok Reece James untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut memacu Chelsea meningkatkan serangan.
United terpaksa bertahan total, sementara Ruben Amorim mencoba mengatur ritme agar timnya tak kehilangan keunggulan.
Hampir saja tuan rumah menambah gol pada menit ke-83 melalui serangan balik Bruno Fernandes, tetapi tendangannya digagalkan Jorgensen.
Di masa tambahan waktu, tensi kian panas. Chelsea terus menggempur pertahanan United, namun skor tetap bertahan hingga peluit panjang.