THR dan Gaji ASN Maret Tumbuh 42,8 Persen Ketimbang Tahun Lalu

Menkeu Sri Mulyani--FOTO JAWAPOS.COM

JAKARTA - Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, mengungkapkan bahwa total pengeluaran untuk gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) telah mencapai Rp 70,7 triliun hingga akhir Maret. 

Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan, sebesar 42,8% dibandingkan dengan tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp 49,5 triliun.

Dalam rinciannya, pengeluaran untuk gaji dan tunjangan dari kementerian/lembaga (K/L) mencapai Rp 38,7 triliun, sementara tunjangan kinerja dan biaya lain seperti honorarium dan lembur berjumlah Rp 18,5 triliun. THR sendiri tercatat sebesar Rp 13,5 triliun.

Menkeu Sri Mulyani menyampaikan dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, bahwa ada dua faktor utama yang mendorong kenaikan pengeluaran ini. 

BACA JUGA:DPD Taruna Merah Putih Lampung Dorong Nanda Indra Maju jadi Bacalon Bupati Pesawaran

Pertama adalah peningkatan gaji ASN, TNI, dan Polri sebesar 8%, serta kenaikan pensiunan sebesar 12%. 

Kedua, penyaluran THR tahun ini dilakukan secara penuh (100%), berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya 50%, dan timing penyaluran yang bertepatan dengan Idul Fitri.

"Belanja pegawai pada kuartal pertama tahun 2024 ini telah mencapai Rp 70,7 triliun, meningkat drastis dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya," ujarnya.

 Selama empat tahun terakhir, realisasi belanja pegawai K/L tercatat Rp 48,8 triliun (2021), Rp 50,3 triliun (2022), Rp 49,5 triliun (2023), dan Rp 70,7 triliun (2024).

BACA JUGA:IRT Warga Semaka Tanggamus Lampung Terseret Arus Sungai dan Ditemukan Meninggal Dunia

Pada triwulan pertama tahun 2024, total realisasi belanja K/L mencapai Rp 222,2 triliun dan belanja non-K/L Rp 205,4 triliun. Belanja K/L ini digunakan antara lain untuk program sembako, bantuan sosial, dan dukungan pemilihan umum, sedangkan belanja non-K/L mencakup subsidi energi dan pembayaran manfaat pensiun. (jpc/abd)

Tag
Share