Oknum Kepala SMKN Kepergok ’’Ngamar’’

Jumat 29 Aug 2025 - 21:33 WIB
Reporter : Siti Saskia Salamah
Editor : Agung Budiarto

// Bareng Ibu Muda Bersuami di Penginapan Bandarlampung 

BANDARLAMPUNG – Purwito (58), oknum kepala sekolah (Kepsek) negeri di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, dipergoki tengah berduaan bersama perempuan muda bersuami dengan inisial YC (25), warga Lampung Timur (Latim),  di salah satu penginapan di Bandarlampung. Ini terungkap setelah DR (30), suami YC, menggerebek dan melaporkannya ke Polresta Bandarlampung, Kamis (28/8). 

Peristiwa itu, jelas DR, terjadi pada Kamis (28/8) dini hari di salah satu homestay Jalan Pangeran Antasari, Kedamaian, Bandarlampung. Namun, ia baru melaporkannya ke Polresta Bandarlampung pada Kamis (28/8) malamnya setelah berkonsultasi dengan keluarga dan atas saran dari pihak kepolisian di Lamtim. 

Kemudian sesuai isi Surat Tanda Penerimaan Laporan No. lP/B/1268/VIII/2025/SPKT/PolrestaBandarlampung/Polda Lampung, DR melaporkan istrinya YC dan P atas dugaan tindak pidana perzinaan sesuai UU Nomor 1 Tahun 1946.  DR menjelaskan kronologi penggerebekan dilakukannya berawal dirinya curiga setelah melihat adanya transaksi mencurigakan melalui QRIS di akun e-mail istrinya yang masih tersimpan di ponselnya.

’’E-mail istri saya (YC) masih login di HP saya. Tiba-tiba muncul notifikasi transaksi Qris pembayaran di salah satu homestay di Bandarlampung. Dari situ, saya mulai curiga,” ungkap DR saat ditemui usai laporan di Polresta Bandarlampung.

DR pun mencoba menghubungi YC sejak pukul 21.00 namun tidak mendapatkan respons. Pukul 24.00 WIB (malam), ia kemudian memutuskan untuk berangkat dari Lamtim menuju lokasi homestay dimaksud. Setibanya di homestay tersebut, ia mencari kamar tempat YC menginap. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 01.39 WIB, ia menemukannya dan langsung menggedor kamar tersebut.

Setelah sempat menunggu dan kamar dibuka, ia pun langsung masuk dan mendapati sang istri bersama seorang pria yang bersembunyi di kamar mandi.

Dikauinya, DR dan istrinya sudah beberapa bulan memang tinggal terpisah. Itu karena YC sedang melanjutkan kuliah sambil bekerja di Bandarlampung, sedangkan DR tinggal di Lamtim mengelola usaha juga mengurus anak yang ditinggalkan YC karena harus kuliah sambil bekerja di Bandarlampung. ”Meski demikian, kami rutin bertemu setiap minggu,” ucapnya.

DR juga mengatakan, Purwito yang diketahui saat ini sebagai Kepala SMKN 1 Labuhan Maringgai, dulunya merupakan guru istrinya sendiri saat bersekolah di sekolah tersebut. Menurutnya, Purwito sendiri pernah beberapa kali datang ke rumahnya tapi untuk kepentingan transaksi di BRI-Link milik DR. 

”Awalnya saya tidak curiga, apalagi istri saya bilang kalau dia baik dan sudah menganggap istri saya sebagai anak angkatnya. Belum lama ini, saya curiga kok seperti ada perhatian yang tidak wajar terhadap istri saya. Namun, saya tidak punya bukti dan baru tahu setelah keduanya saya pergogi di penginapan pada Kamis dini hari,” tandasnya. 

Ia dan keluarga pun memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Karena akibat kejadian tersebut, ia mengalami keretakan rumah tangga, mental, dan psikis.

Pihak Polresta Bandarlampung melalui Kasat Reskim Kompol Faria Arista pun membenarkan telah menerima laporan tersebut. “Betul sudah diterima laporannya. Selanjutnya masih dalam penanganan kepolisisan,” singkatnya. 

Sementara hingga berita ini dimuat, Purwito belum memberikan penjelasan. Pesan WhatsApp yang dikirimkan melalui nomornya, meski aktif dan ceklis 2, ia belum membalasnya.(sas/c1/rim)

 

Tags :
Kategori :

Terkait