KPK Sebut Tiga Mobil Mewah Noel Dipindahkan Diam-Diam

Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel. -Foto Joanito De Saojoao/Beritasatu-

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Lembaga antirasuah menduga ada tiga mobil mewah milik mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel yang diam-diam dipindahkan dari rumah dinasnya sesaat setelah operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung pada Rabu (20/8) hingga Kamis (21/8) lalu.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan bahwa pemindahan mobil tersebut patut dicurigai sebagai upaya menghilangkan barang bukti.

“Kami menduga langkah ini dilakukan secara mendadak oleh kerabat atau pihak terdekat IEG begitu mengetahui ada kegiatan OTT,” kata Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (28/8) malam.

Asep menegaskan bahwa siapa pun yang memindahkan kendaraan itu harus segera menyerahkannya ke penyidik.

"Kami ingatkan, baik keluarga, staf, maupun orang dekat saudara IEG, agar menyerahkan kendaraan tersebut ke KPK. Jika tidak, tindakan itu bisa dipandang sebagai bentuk menghalangi proses penyidikan,” ujarnya menegaskan.

Selain mobil mewah yang dipindahkan, KPK juga menemukan fakta lain. Saat penangkapan, penyidik mendapati bukti bahwa Irvian Bobby Mahendro (IBM), salah satu tersangka, memberikan motor Ducati dan uang tunai Rp 3 miliar kepada Noel.

“Uang Rp 3 miliar kemungkinan sudah digunakan oleh yang bersangkutan, sehingga hanya kendaraan roda dua berupa motor Ducati yang berhasil kami sita,” jelas Asep.

Sejalan dengan itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menambahkan bahwa penyidik telah mengidentifikasi tiga mobil yang dipindahkan usai OTT, yakni Toyota Land Cruiser, Mercedes-Benz, dan BAIC.

“Informasi ini kami terima dari hasil penyelidikan di lapangan. Kendaraan tersebut hilang dari rumah dinas Wamenaker tak lama setelah tim KPK melakukan kegiatan tangkap tangan,” ungkap Budi, Selasa (26/8).

Dalam kasus ini, KPK hingga kini sudah menyita 24 kendaraan mewah yang berkaitan dengan Noel dan para tersangka lain. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya berupa mobil dan 7 lainnya sepeda motor.

“Sebanyak 22 kendaraan kami amankan saat OTT berlangsung. Kemudian, dua kendaraan lain yakni satu unit Land Cruiser dari tangan tersangka dan satu Alphard yang disita dari rumah Noel di Pancoranbiamankan setelah operasi,” kata Budi.

Ia menambahkan, penyidik masih akan menelusuri asal-usul seluruh kendaraan tersebut untuk memastikan keterkaitan dengan aliran dana hasil pemerasan.

"Proses tracing aset akan terus dilakukan untuk mengetahui apakah kendaraan itu dibeli menggunakan uang hasil tindak pidana,” imbuhnya.

Tag
Share