Lampung Tatap 2026 dengan Keoptimisan

Radar Lampung Baca Koran--

BANDARLAMPUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menatap tahun 2026 dengan optimisme tinggi terhadap peningkatan produktivitas daerah, penguatan infrastruktur, serta tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan dipercaya masyarakat.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa 2026 harus menjadi momentum bagi Lampung untuk bekerja lebih efektif dan mampu menjawab ekspektasi publik. Arah pembangunan, kata dia, tetap difokuskan pada sektor-sektor prioritas, khususnya infrastruktur.

“Harapannya Provinsi Lampung semakin produktif, kerja-kerja pemerintahan lebih efektif, dan mampu memenuhi harapan masyarakat. Untuk program prioritas 2026, seperti yang telah dipaparkan Pak Gubernur, infrastruktur dan perbaikan jalan masih menjadi fokus utama anggaran,” ujar Jihan.

BACA JUGA:DPRD Lampung Sampaikan Harapan Sambut Tahun 2026

Ia menambahkan, Pemprov Lampung berkomitmen memastikan seluruh program prioritas dapat direalisasikan secara maksimal dan tepat sasaran, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Menutup tahun 2025, Jihan juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Lampung agar menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh empati dan kepedulian sosial. Hal tersebut sejalan dengan surat edaran Gubernur Lampung yang mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.

“Kita diminta menyambut Tahun Baru dengan lebih khidmat, menunjukkan empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir, serta tidak menyalakan petasan atau kembang api,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan optimisme bahwa tahun 2026 akan menjadi periode penguatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Insya Allah di tahun 2026, Provinsi Lampung semakin maju, masyarakatnya makin makmur dan sejahtera. Pemerintah Provinsi Lampung juga harus mampu melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dengan baik, transparan, dan meyakinkan masyarakat,” ujar Marindo.

Ia menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan. Karena itu, setiap kebijakan dan program Pemprov Lampung harus dapat diterima serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Terkait arah pembangunan 2026, Marindo menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah memiliki panduan yang jelas melalui dokumen perencanaan, mulai dari RPJMD hingga APBD.

“Semua sudah menjadi guidance. Tinggal bagaimana program-program itu dilaksanakan secara matang dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Marindo juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melaksanakan kegiatan sesuai kebutuhan, mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, serta menjauhi praktik-praktik yang tidak baik.

“Ujung dari semua ini adalah kesejahteraan masyarakat. Lampung yang sejahtera, maju, dan menuju terwujudnya generasi emas,” pungkasnya. 

Tag
Share