Pembangunan Fisik RSPTN Unila Ditarget Selesai Februari 2026

RAKOR: Unila menggelar rapat koordinasi strategis dalam rangka mematangkan persiapan operasional RSPTN Unila.--FOTO HUMAS UNILA

’’Direktur harus memiliki kapasitas manajerial kuat, memahami pembiayaan rumah sakit, dan mampu memastikan seluruh sistem berjalan sesuai regulasi. Semoga seluruh proses dari pengadaan hingga penyusunan sistem berjalan lancar. Kita ingin RSPTN Unila hadir sebagai rumah sakit pendidikan berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi kebanggaan Unila,” ujar Prof. Lusmeilia.

Prof. Lusmeilia juga meminta agar SOP rekrutmen, SOP pelayanan, dan struktur manajemen disusun secara lengkap untuk menghindari hambatan operasional pada masa awal.

 

Pada kesempatan yang sama, tim konsultan memaparkan kebutuhan tenaga akan disiapkan secara bertahap.

Rekrutmen tenaga medis dan keperawatan lainnya direncanakan berlangsung April hingga September 2026 dengan prioritas pada 176 SDM pertama yang akan menjalani pelatihan wajib sebelum rumah sakit dibuka untuk pelayanan.

 

Selain itu, pengadaan alat kesehatan akan berlangsung secara intensif dalam beberapa minggu mendatang. Seluruh proses harus mengikuti regulasi dan rekomendasi pihak pengawas agar tidak terjadi deviasi aturan.

 

RSPTN Unila diproyeksikan membutuhkan anggaran besar pada tiga tahun pertama operasional. 

 

Karena itu, fakultas dan satuan kerja di lingkungan Unila akan turut memberikan dukungan alokasi sumber daya secara bertahap. (rls/c1)

 

Tag
Share