Lima Negara ASEAN Berpeluang Ramaikan Piala Asia 2027
LOLOS PIALA ASIA: Singapura lolos ke Piala Asia 2027 usai mengalahkan Hongkong 2-1. --FOTO INSTAGRAM FA SINGAPORE
Hingga matchday kelima, India belum mencatat kemenangan dan bahkan menyerah 0-1 dari Bangladesh yang berada sangat jauh di bawah mereka di ranking FIFA.
Singapura memanfaatkan situasi dengan luar biasa.
Di bawah kendali pelatih interim Gavin Lee, mereka menumbangkan Hong Kong 2-1 pada 18 November 2025.
Tambahan 11 poin memastikan Singapura mengamankan satu tiket Piala Asia 2027.
Kawasan ASEAN juga menaruh harapan pada Grup F, tempat Malaysia dan Vietnam saling bersaing.
Malaysia untuk sementara memimpin dengan 15 poin, unggul enam poin dari Vietnam, tetapi sudah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Jika Vietnam menang atas Laos pada 19 November 2025, maka duel Vietnam vs Malaysia pada 31 Maret 2026 berubah menjadi partai penentu.
Karena aturan head-to-head, Vietnam wajib meraih kemenangan dengan margin lima gol untuk menyalip Malaysia, setelah kalah 0-4 pada pertemuan sebelumnya.
Namun, terdapat skenario berbeda: Vietnam bisa lolos lebih cepat bila banding Malaysia terkait dugaan keterlibatan tujuh pemain naturalisasi ilegal ditolak FIFA, yang berpotensi membuat mereka dinyatakan kalah 0-3 pada dua laga krusial.
Filipina (Grup A) dan Thailand (Grup D) menjadi dua negara ASEAN lain yang masih memiliki peluang.
Filipina sempat memimpin klasemen, tetapi kemenangan 2-0 atas Maladewa belum cukup untuk mempertahankan posisi karena kalah selisih gol dari Tajikistan (+10 berbanding +11). Untuk melaju ke putaran final, Filipina harus mengalahkan Tajikistan di laga tandang, setelah hanya bermain imbang 2-2 pada leg pertama.
Sementara itu, Thailand kembali menghadapi situasi genting. Kemenangan wajib didapat saat menjamu Turkmenistan.
Faktor dukungan publik dan peringkat FIFA yang lebih baik menjadi modal penting, meski kekalahan 1-3 pada leg pertama membuat beban mereka semakin berat.
Dengan semakin dekatnya jadwal turnamen, daftar peserta Piala Asia 2027 makin mengerucut.
Jepang masih memegang rekor terbanyak empat gelar, disusul Arab Saudi dan Iran yang terus menjadi pesaing kuat di tingkat Asia.(*)