Gerakan Pangan Murah Digelar di Tanggamus, Jaga Stabilisasi Harga Pangan

Sekkab Tanggamus Suaidi pada launching Gerakan Pangan Murah Untuk Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Pokok. Foto For Radar Lampung --

KOTAAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tanggamus meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di Kecamatan Sumberejo, Sabtu (30/8).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar di 7.285 kecamatan se-Indonesia untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus menstabilkan harga pangan pokok.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tanggamus,  Suaidi, mewakili Bupati Moh. Saleh Asnawi mengatakan, kestabilan pasokan dan harga pangan menjadi kunci penting dalam mengendalikan inflasi.

“Inflasi muncul karena adanya kesenjangan harga antara produsen dan konsumen. Dengan adanya GPM, diharapkan bisa menjadi solusi untuk menekan lonjakan harga,” jelasnya.

Menurutnya, faktor penyebab inflasi cukup beragam, mulai dari hambatan pasokan, kondisi cuaca, biaya transportasi yang tinggi, kualitas infrastruktur, perilaku pedagang, hingga pengelolaan stok antar daerah yang tidak seimbang.

Pada GPM kali ini, masyarakat dapat membeli bahan pokok di bawah harga pasar. Badan Pangan Nasional melalui Perum Bulog Regional Lampung menyiapkan berbagai kebutuhan, di antaranya beras SPHP, gula pasir Manis Kita, tepung terigu Bola Salju, minyak goreng Kita, dan telur ayam ras.

Selain GPM, Pemkab Tanggamus juga telah melakukan sejumlah langkah pengendalian inflasi, seperti operasi pasar dan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bersama Perum Bulog kepada 66.887 penerima bantuan pangan (PBP).

Total beras yang disalurkan mencapai 1.337.740 kilogram, berdasarkan data DT-SEN Kemensos. 

“Terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog yang telah mendukung penuh ketersediaan pangan di Tanggamus,” ujar Suaidi.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Tanggamus, Hermansyah, menegaskan tujuan utama GPM adalah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, meningkatkan keterjangkauan dan daya beli masyarakat, menekan inflasi, sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting di Tanggamus.(*)

 

Tag
Share