Pembangunan Fisik RSPTN Unila Ditarget Selesai Februari 2026

Jumat 28 Nov 2025 - 21:31 WIB
Reporter : Redaksi
Editor : Syaiful Mahrum

BANDARLAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat koordinasi strategis dalam rangka mematangkan persiapan operasional Rumah Sakit Pendidikan Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Unila. Rakor berlangsung di gedung 6 RSPTN Unila, Jumat (28/11).

 

Rakor yang dihadiri rektor Unila beserta jajaran, perwakilan PMU, tim konsultan, dan  para pihak terkait lainnya. Rakor difokuskan pada kesiapan pengadaan peralatan kesehatan, perencanaan rekrutmen SDM, dan penyusunan mekanisme awal operasional RSPTN menuju status sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama.

 

Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN.Eng. menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan dan kerja keras berbagai tim yang selama ini terlibat dalam pembangunan RSPTN.

 

’’Koordinasi ini sangat penting. Kita memasuki tahap krusial, di mana persiapan dan pelaksanaan harus berjalan paralel untuk memastikan RSPTN siap beroperasi sesuai standar Rumah Sakit Pendidikan Utama,” ujar Prof. Lusmeilia 

 

Prof. Lusmeilia juga menyampaikan, pembangunan fisik RSPTN ditargetkan selesai pada Februari 2026 dan diharapkan dapat diresmikan dengan dukungan pemerintah pusat.

 

Selain itu, Unila menargetkan pembukaan lima program studi spesialis pada tahun mendatang untuk memperkuat kapasitas pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di rumah sakit baru tersebut.

 

Prof. Lusmeilia menegaskan pentingnya pemilihan direktur rumah sakit yang tepat. Ia menegaskan, pemilihan direktur tidak boleh keliru. 

 

’’Direktur harus memiliki kapasitas manajerial kuat, memahami pembiayaan rumah sakit, dan mampu memastikan seluruh sistem berjalan sesuai regulasi. Semoga seluruh proses dari pengadaan hingga penyusunan sistem berjalan lancar. Kita ingin RSPTN Unila hadir sebagai rumah sakit pendidikan berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, dan menjadi kebanggaan Unila,” ujar Prof. Lusmeilia.

Tags :
Kategori :

Terkait