Apa Itu Multazam?

--Foto Fitour Official

PERNAH dengar istilah Multazam atau bertanya apa itu Multazam? Kalau kamu sudah umrah atau haji, mungkin langsung terbayang momen orang-orang berdoa sambil menempelkan dada ke dinding Kakbah, tepat di samping pintunya. Nah, itulah Multazam—sebuah titik kecil di Baitullah yang justru punya makna besar banget buat umat Islam.

 

Bayangin deh: suasana Masjidil Haram yang megah, lantai marmer dingin di bawah kaki, suara doa bercampur dengan lantunan Quran, dan di tengah semua itu ada Multazam. Orang bilang, doa yang dipanjatkan di sana Insya Allah mustajab. Rasanya… seolah pintu langit benar-benar terbuka buat kita.

 

Secara sederhana, Multazam itu area kecil di antara Hajar Aswad (batu hitam legendaris di Ka’bah) dan pintu Ka’bah. Panjangnya cuma sekitar dua meter, tapi nilainya? MasyaAllah, luar biasa.

 

’’Multazam” berasal dari kata Arab luzum yang artinya menempel. Jadi, jamaah dianjurkan menempelkan tubuh ke sana—dada, wajah, tangan—sambil berdoa dengan penuh kerendahan hati. Kayak curhat langsung ke Allah tanpa penghalang.

 

Kenapa Multazam Istimewa?

Dari dulu, para ulama menyebut Multazam sebagai salah satu tempat doa paling mustajab di bumi. Rasulullah dan para sahabat pun sering berdoa di sana. Abdullah bin Abbas r.a. pernah bilang: ‘’Antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah disebut Multazam. Tidaklah seorang hamba berdoa di sana dengan doa apa pun melainkan Allah akan mengabulkannya.”

 

Kebayang kan? Kita punya spot “VIP doa” langsung di rumah Allah. Enggak heran kalau jamaah dari seluruh dunia rela berdesakan untuk bisa sekadar menempel sebentar di Multazam.

 

Doa Apa yang Dibaca di Multazam?

Tag
Share