Pengiriman PC Bakal Tertekan Tahun Ini
Ilustrasi personal computer (PC). --FOTO GIZMOCHINA
JAKARTA - Pengiriman personal computer (PC) di pasar global diprediksi menghadapi tekanan berat memasuki 2026.
Dikutip dari Gizchina, Sabtu (3/1/2026), berdasarkan laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC), pengiriman PC diperkirakan akan turun hingga 9% pada 2026, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya. Bahkan dalam skenario paling optimistis, IDC menilai pasar PC tetap akan menyusut.
Penyebab utama memburuknya prospek pasar PC adalah kelangkaan cip memori skala besar. Sejak pertengahan Oktober, pasokan memori global dilaporkan turun tajam. Kondisi ini bukan siklus pasar biasa, melainkan dipicu oleh lonjakan kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Perusahaan teknologi besar memborong cip memori kelas atas untuk membangun server AI, karena komponen tersebut memberikan margin keuntungan lebih tinggi bagi produsen. Akibatnya, pabrikan mengalihkan kapasitas produksi dari cip untuk laptop dan ponsel ke segmen AI.
IDC memperingatkan, kelangkaan ini berpotensi berlangsung bertahun-tahun seiring ketatnya persaingan pengembangan AI.
Kelangkaan memori juga menghantam pasar smartphone. Memori merupakan salah satu komponen termahal, terutama pada ponsel kelas menengah. Untuk menekan biaya, produsen diperkirakan akan menaikkan harga atau mengurangi kapasitas memori pada perangkat baru.
IDC memproyeksikan penjualan smartphone global bisa turun hingga 5%, karena konsumen memilih mempertahankan ponsel lama ketimbang membeli perangkat baru yang lebih mahal dengan spesifikasi lebih rendah. (beritasatu.com)