PDIP Gelar Rakernas Awal Januari 2026
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal rakernas PDIP.-FOTO IST -
Angkat Tema soal Ekologis
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya bakal melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10–12 Januari 2026, yang bertepatan HUT ke-53 parpol.
Alumnus Universitas Pertahanan (Unham) itu menyebut isu lingkungan menjadi satu topik pembahasan dalam Rakernas.
“Kebijakan ekologis dari hulu ke hilir itu nanti akan menjadi bagian dari pembahasan di dalam Rakernas PDIP, 10 sampai 12 Januari yang akan datang,” kata Hasto menjawab awak media di Sekolah Partai, Jakarta, Senin (29/12).
Selain Rakernas, PDIP dalam waktu dekat bakal menggelar perayaan Natal bersama di daerah terdampak bencana, yakni Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
“Itu untuk bersama-sama membangun solidaritas sosial,” ujar Hasto.
Namun, kata pria kelahiran Yogyakarta itu, PDIP ingin menyelesaikan konsolidasi internal sebelum Rakernas pada 2026.
Hasto menuturkan PDIP tinggal menyelesaikan Konferda di Sumatera Barat (Sumbar), karena wilayah itu masih terdampak bencana.
PDIP, kata dia, bakal memakai cara daring menyelesaikan Konferda di Sumbar, agar selesai pada 2025. “Kami baru mencari cara apakah karena bencana seperti ini nanti dilaksanakan misalnya secara daring, ya, karena dengan menggunakan teknologi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan partainya tinggal menyelesaikan Konferensi Daerah (Konferda) untuk Sumatera Barat (Sumbar) pada 2025.
“Konferda yang kami tunda Sumbar, ya,” kata Hasto menjawab pertanyaan awak media di Sekolah Partai, Jakarta, Senin (29/12).
Diketahui, PDIP sendiri telah menyelesaikan Konferda struktur partai tingkat provinsi di sejumlah provinsi. Konferda menjadi momen PDIP untuk menentukan ketua, sekretaris, dan bendahara struktur partai tingkat provinsi.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Kongres VI PDIP yang melantik Megawati Soekarnoputri sebagai ketum partai.
Hasto mengatakan PDIP telah menyelesaikan Konferda untuk Sumut, karena dilaksanakan sebelum wilayah tersebut terdampak bencana.
Dia mengatakan PDIP bakal memakai cara daring menyelesaikan Rakorda struktur partai di Sumbar, karena wilayah itu terdampak bencana.
“Kami baru mencari cara apakah karena bencana seperti ini nanti dilaksanakan misalnya secara daring, ya, karena dengan menggunakan teknologi,” ucapnya.
Hasto berharap konsolidasi internal PDIP seperti Rakorda, bisa dituntaskan pada 2025 atau sebelum partai melaksanakan Rakernas perdana untuk kepengurusan terbaru hasil Kongres VI.
“Akhir tahun ini semua dipastikan selesai, sehingga nanti HUT PDI Perjuangan yang ke-53 dan sekaligus Rakernas yang pertama itu menjadi penanda bahwa konsolidasi telah dilakukan dengan berbagai dinamika politik yang menunjukkan PDI Perjuangan sebagai partai demokrasi yang memang membuka suatu ruang-ruang perdebatan ide dan gagasan untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya. (jpnn/c1/yud)