TKA Akan Diintegrasikan dengan AN untuk SD dan SMP
Mendikdasmen Abdul Mu’ti. --FOTO BERITASATU.COM/HENDRO D SITUMORANG
JAKARTA– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana mengintegrasikan tes kemampuan akademik (TKA) dengan asesmen nasional (AN) untuk jenjang SD dan SMP.
Kebijakan ini ditujukan untuk menyederhanakan sistem evaluasi sekaligus mengurangi beban ujian yang selama ini dinilai terlalu banyak dan berulang bagi peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan, integrasi TKA dan asesmen nasional dilakukan agar penilaian kemampuan serta hasil belajar siswa dapat berjalan lebih efektif dalam satu rangkaian proses, meskipun tetap menggunakan indikator penilaian yang berbeda.
’’Tahun depan ketika kami menyelenggarakan TKA untuk SMP dan SD, itu nanti terintegrasi dengan asesmen nasional, sehingga langsung satu rangkaian, di mana TKA itu juga langsung dikaitkan atau disatukan dengan asesmen nasional. Tentu aspek yang dinilai berbeda, tetapi dalam satu proses yang bersamaan,” kata Abdul Mu'ti di gedung Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin (22/12).
Mu’ti menilai, selama ini berbagai asesmen di sekolah masih berjalan sendiri-sendiri, padahal TKA dan asesmen nasional memiliki tujuan yang saling melengkapi. Melalui integrasi tersebut, proses evaluasi capaian pendidikan diharapkan menjadi lebih efisien tanpa menambah tekanan psikologis bagi siswa.Perlengkapan sekolah
"Integrasi TKA dengan asesmen nasional juga diharapkan memperkuat kebijakan pendidikan berbasis data. Kebijakan pemerintah daerah dan kementerian harus berpijak pada bukti, pada data hasil asesmen,” ujar Mu’ti.
Sementara Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Toni Toharudin menyampaikan, pengintegrasian TKA dan asesmen nasional akan membawa sejumlah perubahan dalam penyelenggaraan AN.