TNI Kerahkan 36 Ribu Lebih Prajurit, Percepat Rekonstruksi Pascabanjir Sumatera

PERBAIKAN: Anggota TNI terlibat membangun huntara yang berada di Kabupaten Agam. FOTO DOK BNPB--

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan hingga saat ini sebanyak 36.636 prajurit TNI telah dikerahkan untuk membantu penanganan bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Agus menyampaikan, jumlah personel tersebut masih akan ditambah. Penambahan kekuatan TNI, lanjut dia, difokuskan untuk mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak bencana.

“Saya laporkan pelibatan personel TNI yang sudah existing saat ini berjumlah 36.636 orang dan akan dilakukan penambahan personel, khususnya pada tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, yaitu dari Batalyon Zeni, Yon TP, serta tenaga kesehatan,” ujar Agus dalam konferensi pers di Posko Terpadu Lanud Halim Perdana Kusuma. 

Menurut Agus, personel tambahan tersebut akan dilibatkan secara langsung dalam berbagai pekerjaan lapangan yang bersifat vital dan mendesak.

Mulai dari pembangunan infrastruktur darurat hingga pemulihan kawasan permukiman masyarakat.

“Personel akan membantu pemasangan jembatan bailey, pembangunan perumahan sementara dan perumahan permanen, pembersihan lumpur serta material kayu, normalisasi jalan, sekaligus melanjutkan distribusi logistik ke wilayah terdampak,” jelasnya.

Dalam upaya tersebut, TNI telah menyiapkan sebanyak 32 unit jembatan bailey yang tersebar di tiga provinsi. Di wilayah Aceh, disiapkan 18 jembatan bailey, dengan tujuh unit di antaranya masih dalam tahap pemasangan.

Jembatan Topin Redep telah mencapai progres 99 persen, Jembatan Tapen Mane Juli sudah 100 persen dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat, Jembatan Kota Blang mencapai 60 persen, sementara Jembatan Jerata masih dalam tahap pemasangan.

Selain itu, terdapat Jembatan Alu Kulus, Jembatan Enang Enang, dan Jembatan Weh Pase.

Selanjutnya, terdapat 11 unit jembatan bailey lain yang masih dalam tahap penyiapan. Rencananya, jembatan tersebut akan dipasang di Weh Ni Rongka, Jumpa, Butong Ateh Lampahan, Titik Merah, Blukat Teubai, Timang Gajah, Jamur Ujung, Lenang, Mambong, dan Jambo Masjid.

“Di wilayah Sumatera Utara, tiga jembatan bailey telah terpasang 100 persen, yakni Jembatan Anggoli Sibangun yang sudah dimanfaatkan masyarakat, sementara Jembatan Garoga Tapanuli Selatan dan Jembatan Hamparan Perak masih dalam proses pemasangan,” tegas Agus.

Sementara itu, di wilayah Sumatera Barat terdapat 11 jembatan bailey. Empat unit masih dalam tahap pemasangan, sedangkan yang telah terpasang 100 persen meliputi Jembatan Sikabau Pasaman Barat.

Jembatan Bawah Gubang, Jembatan Supayung, serta Jembatan Padang Mentuang yang kini sudah dapat dilalui oleh masyarakat.

Sebanyak tujuh unit lainnya masih dalam tahap persiapan di Limo Limo, Aia Tagadang, Kelok Labu, Sungai Lasi, Sei Rengeh, Bayua Tanjung Raya, Durian Kilangan Roja, dan Muaro Busuk.

Tag
Share