BGN 2025, Momentum Perkuat Kolaborasi

BGN 2025: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Bulan Guru Nasional (BGN) 2025 dengan tema ’’Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Jumat (31/10).-FOTO TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE -

BANDARLAMPUNG – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Bulan Guru Nasional (BGN) 2025 dengan tema ’’Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Jumat (31/10. Acara berlangsung di kompleks SLB Pembina dan SLB Negeri 01 Jakarta serta disiarkan secara langsung melalui kanal resmi Kemendikdasmen. 

Ratusan UPT, sekolah, dan guru dari berbagai daerah di Indonesia turut mengikuti kegiatan ini secara daring melalui platform Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube.

Peluncuran tahun ini menjadi istimewa karena untuk kali pertama diselenggarakan di SLB. Langkah ini menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap pendidikan inklusif dan upaya memperkuat sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter.

Acara diawali dengan senam bersama anak-anak SLB melalui gerakan ’’Anak Indonesia Hebat” yang diikuti oleh para guru dan pejabat Kemendikdasmen. Setelah itu, sejumlah siswa maju ke depan untuk menunjukkan keahlian dan bakat mereka di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.

Dalam kunjungannya ke kelas, Mendikdasmen menyaksikan penampilan tari dari siswa tunarungu. Kemudian berdialog dengan siswa tunanetra yang menggunakan papan interaktif berbasis kecerdasan buatan (AI). ’’Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. Dengan adanya papan interaktif, pelajaran kami jadi lebih bermakna,” ujar salah satu siswa saat berbincang dengan menteri.

Usai meninjau kegiatan di dalam kelas, rombongan disambut oleh penampilan tari kipas ’’Nona Cantik” yang dibawakan siswa tunarungu di halaman sekolah. Aksi tersebut menjadi salah satu momen berkesan dalam acara peluncuran, memperlihatkan semangat, percaya diri, dan keceriaan anak-anak berkebutuhan khusus.

Turut hadir dalam acara Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D.; Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hj. Himmatul Aliyah, S.Sos., M.Si.; Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd.; perwakilan Dinas Pendidikan DKI Jakarta; serta para UPT yang hadir.

 

Nunuk Suryani menyampaikan bahwa Bulan Guru Nasional menjadi wadah refleksi dan apresiasi bagi para guru di seluruh Indonesia. ’’Bulan Guru Nasional kami harapkan menjadi momentum memperkuat kolaborasi, menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi guru, dan mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih berkualitas,” ujarnya.

 

Sementara Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menegaskan bahwa Bulan Guru Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menghargai dedikasi guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

 

’’Guru adalah penggerak perubahan pendidikan, bukan hanya pengajar tetapi juga navigator bagi anak didik. Komisi X berkomitmen mengawal kebijakan agar berpihak kepada guru dan siswa, termasuk kesejahteraan, perlindungan, dan peningkatan kompetensi guru di daerah 3T serta sekolah luar biasa,” ungkapnya.

 

Tag
Share