Pesawat Smart Air Ditembaki KKB, Dua Pilot Tewas

DITEMBAKI: Detik-detik pesawat Smart Air ditembaki di Papua, ternyata ada sang pilot yang sempat minta pertolongan. FOTO SMART AIR--

JAKARTA – Insiden penembakan menimpa pesawat Smart Air dengan registrasi PK-SNR saat hendak mendarat di Bandara Koroway Baru (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu, 11 Februari 2026. Aksi yang diduga dilakukan orang tak dikenal (OTK) itu menimbulkan korban jiwa.

Pesawat yang lepas landas dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.38 WITA dilaporkan mendapat tembakan ketika mendekati dan mendarat di Bandara Danowage sekitar pukul 11.05 WITA. Situasi di lokasi disebut mencekam.

Akibat serangan tersebut, pilot dan kopilot pesawat dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 12 penumpang bersama satu bayi dilaporkan selamat dari peristiwa tersebut.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F Laisa, membenarkan kabar tersebut.

“Pada pukul 13.26 WITA kami menerima informasi bahwa kedua pilot menjadi korban penembakan dan meninggal dunia, sedangkan 12 penumpang dan satu bayi selamat,” ujarnya.

Dua korban tewas diketahui bernama Kapten Egon Erawan sebagai pilot dan Baskoro yang bertugas sebagai kopilot.

Peristiwa ini kembali menambah daftar kekerasan bersenjata di wilayah Papua, khususnya yang menyasar penerbangan sipil yang melayani rute pedalaman.

Kapten Egon Erawan dikenal sebagai pilot berpengalaman. Berdasarkan profil LinkedIn miliknya, ia memiliki jam terbang tinggi sebelum bergabung dengan Smart Air.

Egon pernah berkarier di PT Maleo Air, maskapai kargo charter yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah, selama lima tahun.

Setelah itu, ia melanjutkan karier di PT Pegasus Air Service, perusahaan penerbangan dengan karakter serupa. Egon merupakan lulusan Civil Flying School Melbourne, Australia, pada 1997.

Dalam detik-detik sebelum insiden berakhir tragis, pilot sempat mengirimkan pesan permintaan tolong melalui komunikasi terakhirnya. Percakapan tersebut terekam dalam komunikasi radio penerbangan.

Pesawat perintis PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang melayani rute Tanah Merah–Danowage/Koroway Batu dilaporkan ditembak saat proses pendaratan. Pesawat membawa 12 penumpang ketika berangkat dari Tanah Merah pukul 10.38 WIT.

Saat mendekati landasan sekitar pukul 11.00 WIT, pilot melaporkan bahwa pesawat terkena tembakan.

Dalam komunikasi terakhirnya terdengar pesan, “Tidak ada sinyal, tolong dilacak saja. Di Koroway kita ditembaki.”

Tag
Share