Manajemen RS Imanuel Akomodir Keluhan Pasien Soal Biaya Operasi

Radar Lampung Baca Koran--

BANDARLAMPUNG – Manajemen Rumah Sakit (RS) Imanuel mengakomodasi keluhan pasien sebagaimana diberitakan Radar Lampung, Rabu (11/2). Yakni dengan mengembalikan kelebihan biaya dari estimasi operasi sebelumnya. 

Hal itu diungkapkan keluarga pasien LV (52). LV mengatakan RS Imanuel pada Rabu (11/2) menghubungi pasien untuk datang ke RS. Namun, pasien mempertanyakan maksud undangan tersebut. 

Menurutnya pihak RS mengundang pasien untuk datang dengan maksud menyelesaikan persoalan. Namun, pasien tidak datang, dan meminta penjelasan disampaikan secara langsung. 

BACA JUGA:TNI AU Uji Coba Pendaratan F-16 dan Super Tucano di Tol JTTS Lampung

’’Ternyata penyelsaian dimaksud adalah pengembalian kelebihan biaya dari kelebihan biaya operasi dari esetimasi sebelumnya. Yakni sebesar Rp6 jutaan yang langsung ditransfer ke rekening pasien,” ujarnya. 

Sementara saat dikonfirmasi, pihak RS Imanuel Bandarlampung belum merespon. Saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp ke Humas RS Imanuel Beatrix belum menjawab. 

Sebelumnya, salah satu pasien RS Imanuel Bandarlampung mengaku biaya operasinya jauh melampaui estimasi yang disampaikan pihak RS tersebut sebelum operasi. 

Hal itu diungkapkan pasca kepulangan operasi keduanya di RS Imanuel, Senin (9/2).

Melalui keluarganya, LV (52), pasien  yang meminta namanya tidak disebutkan ini menuturkan bahwa dirinya sudah dua kali operasi di rumah sakit tersebut dengan penyakit berbeda, tetapi dokter yang sama dengan status penanganan sama yaitu ODC (one day care) pasien tidak rawat inap.  

’’Pertama, operasi dengan keluhan tangan tidak bisa bergerak normal dan menurut dokter masalahnya ada di otot bahu pada tahun 2024,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat itu  estimasi biaya yang disampaikan pihak rumah sakit sebelum operasi Rp5 hingga Rp6 jutaan. Kemudian setelah operasi dan pasien pulang, total biaya riilnya ternyata keluar Rp7 juta. 

’’Ini kami anggap sangat wajar, karena dari estimasinya hanya selisih Rp1 juta," ucap LV. 

Lain dengan operasi keduanya, pasien dengan keluhan jempol tangan kanan sakit dan jari-jari tidak bisa mengepalkan tangan dengan sempurna pada awal Februari 2026 ini. Pihak rumah sakit, menurutnya, menyampaikan bahwa estimasi biayanya Rp8 hingga 9 jutaan. 

’’Namun ternyata, biaya yang harus dibayar setelah operasi hingga Rp16,7 juta.  Jelas kami mempertanyakan, kok biayanya jauh melampaui estimasi. Bahkan hampir dua kali lipatnya," tandas LV.

Tag
Share