15 Pejabat Administrator Pemprov Lampung Dilantik, Sekprtov Tekankan Komitmen Perubahan dan Inovasi
Sekprov Lampung Marindo Kurniawan melantik 15 pejabat administrator di lingkungan pemprov.-FOTO PRIMA IMANSYAH PERMANA/RADAR LAMPUNG -
BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 15 pejabat administrator resmi dilantik pada Selasa (11/2) siang.
Pelantikan dipimpin Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Marindo Kurniawan di ruang rapat utama gubernur. Prosesi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/455/VI.04/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Administrator di Lingkungan Pemprov Lampung.
Dalam sambutannya, Marindo menegaskan mewarning pelantikan bukan sekadar seremoni pengisian jabatan. Menurutnya, momen ini merupakan peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk menghadirkan perubahan nyata di lingkungan pemerintahan.
BACA JUGA:Menkes Ungkap 1.824 Warga Desil 10 Terima PBI BPJS Kesehatan, Data Akan Dirapikan
“Hari ini bukan hanya tentang pelantikan jabatan, tetapi tentang peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk membawa perubahan. Saya titipkan harapan besar masyarakat Lampung terhadap hadirnya pemerintahan yang melayani, berdaya saing, dan berorientasi masa depan,” ujar Marindo.
Ia menjelaskan, jabatan administrator memiliki posisi strategis dalam menggerakkan roda organisasi. Pejabat administrator tidak hanya bertugas sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga berperan sebagai pemimpin yang menentukan arah kerja, membangun budaya organisasi, serta menjaga kualitas pelayanan publik di unit kerja masing-masing.
Menurut Marindo, Pemprov Lampung saat ini tengah bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif, digital, dan berintegritas, sejalan dengan dinamika global dan tuntutan zaman.
Karena itu, ia meminta pejabat yang baru dilantik memiliki pola pikir visioner, berani berinovasi, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak lagi relevan.
“Jangan takut pada perubahan. Jadikan perubahan sebagai peluang untuk menciptakan kinerja yang lebih baik dan pelayanan yang lebih bermakna bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Marindo juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi untuk mempercepat proses kerja, meningkatkan akurasi, serta memperluas jangkauan layanan publik.
Ia turut mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Nilai-nilai tersebut bukan sekadar slogan, melainkan fondasi untuk membangun dan menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah,” katanya.
Di akhir sambutan, Marindo berharap para pejabat administrator mampu menjadi pemimpin yang menginspirasi, membangun kepercayaan, serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan saudara dalam menjalankan amanah ini akan diukur dari dampaknya, dari apa yang dirasakan masyarakat. Bukan dari banyaknya program yang dibuat, tetapi dari perubahan yang benar-benar terjadi,” pungkasnya. (pip/c1/abd)