Disdikbud Lampung Usulkan Ratusan Sekolah Direvitalisasi

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H.--FOTO LIA NANDA AGUSTINA

BANDARLAMPUNG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengusulkan ratusan satuan pendidikan untuk mendapatkan program revitalisasi infrastruktur sekolah dari pemerintah pusat pada 2026.

 

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H. mengatakan, usulan tersebut mencakup perbaikan bangunan sekolah, penambahan ruang kelas baru (RKB), hingga pembangunan sekolah baru yang dinilai layak secara kebutuhan dan kondisi fisik.

 

’’Kita sudah mengusulkan beberapa sekolah yang dari sisi infrastruktur memang layak untuk diperbaiki. Ada juga sekolah yang membutuhkan penambahan ruang kelas baru, termasuk usulan sekolah baru,” ujar Thomas.

 

Secara rinci, Thomas menyebutkan usulan revitalisasi tersebut meliputi 11 sekolah luar biasa (SLB), 260 sekolah menengah kejuruan (SMK), dan 355 sekolah menengah atas (SMA) yang tersebar merata di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

 

Menurut Thomas, pengusulan dilakukan melalui dua mekanisme. Yakni sekolah yang mendaftar secara mandiri dan hasil pengecekan data pokok pendidikan (Dapodik) yang menunjukkan kondisi sekolah memang membutuhkan revitalisasi.

 

’’Ada yang mendaftar sendiri, ada juga yang kita cek di Dapodik dan ternyata memang perlu direvitalisasi. Rata-rata sebarannya merata di seluruh kabupaten/kota,” jelas Thomas.

 

Thomas menegaskan, kewenangan penentuan anggaran sepenuhnya berada di pemerintah pusat. Disdikbud Provinsi Lampung saat ini baru sebatas mengajukan usulan berdasarkan skala prioritas kebutuhan. ’’Untuk anggaran belum ada karena itu kewenangan pusat. Kita hanya mengusulkan. Bentuknya bisa sekolah baru, RKB, maupun rehabilitasi,” katanya.

 

Tag
Share