JHT Jadi Napas Terakhir 117.000 Pegawai yang Di-PHK

PHK: Ratusan karyawan PT Sanken Indonesia melakukan perpisahan usai secara resmi perusahaan tersebut mengumumkan penutupan pabrik yang ada di Kawasan Industri MM2100 Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Juni 2025. --FOTO BERITASATU.COM/IST

JAKARTA– Ratusan ribu pencari kerja yang terempas gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kini menggantungkan hidup pada Jaminan Hari Tua (JHT). Hingga Oktober 2025, tercatat 117.000 orang mencairkan JHT setelah kehilangan pekerjaan.

 

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam menyebut angka tersebut sebagai potret suram pasar kerja yang sedang terhimpit, sekaligus menegaskan rapuhnya perlindungan bagi pekerja formal.

 

 

“Hingga Oktober 2025 tercatat ada 117.000 pencari kerja yang mencairkan JHT akibat PHK. Ini menunjukkan tekanan yang sangat kuat terhadap pekerja formal,” ujar Bob dalam forum Economic and Labour Insight 2025 di Jakarta, Jumat (28/11).

 

Sebagai informasi, JHT BPJS Ketenagakerjaan merupakan tabungan perlindungan sosial yang dikumpulkan dari iuran pekerja dan pemberi kerja, yang dapat dicairkan ketika seseorang terkena PHK, berhenti bekerja, mencapai usia pensiun, atau memenuhi syarat tertentu lainnya.

 

Laporan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan pada Mei 2025 memperkirakan total pekerja yang berpotensi terkena PHK sepanjang 2025 dapat mencapai 280.000 orang. Angka tersebut menunjukkan potensi tekanan pasar kerja yang signifikan.

 

Bob menjelaskan ketegangan di pasar kerja saat ini dipicu oleh ketidaksinkronan antara pertumbuhan produktivitas dan kenaikan upah. Kesenjangan itu memunculkan “ketegangan struktural” yang mendorong banyak industri melakukan efisiensi drastis, yang pada akhirnya berujung pada pemangkasan tenaga kerja.

 

Meski Purchasing Managers’ Index (PMI) menunjukkan ekspansi, pengurangan tenaga kerja tetap terjadi. Kondisi ini menandakan langkah efisiensi industri bukan sekadar penyesuaian, tetapi upaya mempertahankan kelangsungan usaha.

Tag
Share