Lamine Yamal, Si Bocah Ajaib yang Ukir Rekor di Malam Ballon d’Or

PEMAIN MUDA TERBAIK DUNIA: Lamine Yamal meraih penghargaan pemain muda terbaik dunia 2025. -Foto Barcelona -

Tanggung jawab besar di pundak remaja berusia 18 tahun itu membuatnya digadang-gadang sebagai ikon generasi baru sepak bola La Roja.

Pencapaian beruntun Yamal juga memperpanjang catatan dominasi Barcelona di ajang Kopa Trophy.

Dari tujuh edisi sejak pertama kali digelar, empat kali jatuh ke tangan pemain Barca: Pedri (2021), Gavi (2022), dan Yamal (2024 & 2025).

Bahkan untuk kategori perdana Kopa Trophy putri, nama Vicky Lopez ikut mengharumkan Barcelona.

Meski begitu, malam itu Yamal tetap harus mengakui keunggulan seniornya, Dembele, dalam perebutan Ballon d’Or.

Statistik Dembele di Liga Champions serta Piala Dunia Antarklub membuatnya unggul dalam voting. Namun posisi runner-up di usia 18 tahun jelas menjadi pencapaian langka.

Ambisi Yamal juga tak main-main. “Saya tidak bermimpi hanya satu Ballon d’Or. Saya ingin memenangkan banyak,” tegasnya, menandai awal perjalanan panjang yang masih terbentang di depannya.(*)

 

Tag
Share