Sektor otomotif berada di posisi kedua dengan kontribusi 11,6%, diikuti sektor peralatan rumah tangga sebesar 3,3%.
Meski menunjukkan pemulihan, konsumsi baja per kapita Indonesia pada 2025 masih relatif rendah, sekitar 60 kilogram per kapita, jauh di bawah rata-rata global sebesar 217 kilogram per kapita. Hal ini menunjukkan ruang ekspansi dan peningkatan konsumsi baja nasional masih terbuka lebar. (beritasatu.com/c1)
Kategori :